Kamis, 28 April 2011

Car Free Deh

Ketika isu 'green' berkolaborasi dengan kemajuan teknologi informasi, sedikit ditambah bumbu 'ababil' (abege 'anak baru gede' labil) cap 'OKB' (Orang Kaya Baru), hasilnya adalah rasa perpaduan hidup yang indah...... 

Sebuah tren 'fashion' masyarakat serba kini.

Ide didapat selama workshop arsitektur 'Dimanakah Batas Bali?' 2 April 2011. Entah sampai dimanakah kelanjutannya.

Minggu, 24 April 2011

Selamat Paskah 2011!

Sebuah gereja super-agung akan kedatangan tamu maha istimewa, Yesus, saat Paskah ini. Umat, tamu-tamu terhormat, pejabat protokoler, birokrat (semua serba fashion-trendy) siap di tempat sesuai yang dilatihkan. Ditunggu satu jam Yesus tidak datang. Aparat sigap menyelidik.
Tak perlu cemas, tak ada aksi teroris di sini. Ternyata Yesus sedang asyik bernyanyi dengan anak-anak jalanan penghuni perempatan jalan. Nampaknya nikmat betul, penuh penghayatan suasananya. 
Yesus ditanya aparat (juga pejabat): "Yang Mulia, kami sudah menanti Engkau di gereja super-agung. mengapa Engkau tak datang sesuai rencana?" 
Yesus: "Oh, sorry, sorry, (sambil senyum-senyum), bukannya tak menghargai atau lupa, tapi anak-anak ini tampaknya lebih butuh Saya. Bukankah kalian sudah tertib di gereja? Tak perlu dipaksa-paksa? Bahkan bisa secara mandiri mengutip kata-kata Saya?" 
Aparat (juga pejabat): "Jadi gimana nih?" 
Yesus: "Yah,.. Anak-anak ini mengundang Saya ke keluarganya di gubuk di bawah jembatan layang megah itu. Habis ke situ ya." 
Aparat (juga pejabat) bergumam dalam hati: "Wah, musti ubah SOP-Protap nih"....
-----------------------------------------------------------------------------
Selamat Paskah! 
(maap tafsirnya kelewat liberal)

Selasa, 19 April 2011

Krisis Penyanderaan & Rezim Model Sekarang

Dulu, 1981, Indonesia dengan apik 
menuntaskan krisis penyanderaan pesawat.
Operasi Woyla tuntas tidak lebih dari tiga hari.
Unit Komando Indonesia naik reputasi.
Pemerintah kita surplus puja puji.

Itu dulu.
Kini ada krisis penyanderaan lagi.
Kali ini kapal plus muatannya yang disandera.
Ditambat jauh di negeri gagal, Somalia.

Dulu dengan serba terbatas tapi modal nekat 
kita boleh bergerak cepat.
Tapi sekarang tak boleh begitu.
Beda zamannya.

Sekarang era serba canggih-teknologi presisi
tak boleh sembrono-sembrono gaya koboi.
Semua langkah harus saintifik-ilmiah-sistematis.
Taat azaz prosedur terpadu-buku manual penyanderaan.
Jadi harus sabar, tenang, kepala dingin.


Pelan tapi pasti 
pemerintah kita akan bikin kejutan
sehebat Israel dalam Operasi Entebbe.
Atau sekonyol Amerika Serikat 
dalam krisis Iran 1979-1981.

Yang penting musti sabar. 
Musti sabar.

Rabu, 30 Maret 2011

Kompi BDS - Siap Kapanpun, Semangat Apapun!

Ini secuil gambaran tentang sekumpulan prajurit di Kompi BDS Bali (BDS Bali Company, sebagaimana "E Company" (Easy Company)-nya Band of Brothers. http://en.wikipedia.org/wiki/Band_of_Brothers_(TV_miniseries)). 
Yang buat Kompi BDS begitu hebat adalah kecepatan tanggap prajuritnya dalam situasi darurat di garis depan. Siap kapanpun, apapun misinya! (terutama untuk tim pasukan khususnya) 
Hal lain yang buat Kompi BDS Bali senantiasa disegani adalah semangat juang prajuritnya yang amat tinggi dalam bertugas untuk misi dan operasi apapun (semangat tinggi ini mampu mengimbangi kelemahan ketertinggalan teknologi persenjataan). Bahkan karena tingginya semangat pengabdian di garis depan maka libur pun harus diwajibkan. Prajurit wajib mengambil libur guna mundur dari garis depan dengan harapan selalu update perkembangan terkini di dunia luar, memperkaya berbagai ketrampilan individu melalui bermacam kegiatan, juga tentu saja untuk kesehatan jasmani-rohani-moril juang.

Begitulah prajurit Kompi BDS Bali yang senantiasa setia di garis depan.
Siap kapanpun, semangat apapun!

SIAP!!