Selasa, 04 Oktober 2011

Lempar Ke Bali!

Suatu ketentaraan yang baik adalah juga yang selalu siap & terbiasa bekerja sama dalam sebuah tim. Kerjasama jarak pendek, jarak menengah, jarak jauh, baik hanya berpasangan dalam komposisi keahlian yang sama maupun yang super-rumit operasi gabungan antar angkatan antar negara.

Nah, kira-kira perihal model begituan berlaku juga untuk dunia prajurit Kompi BDS Bali. 
Tidak hanya dilatih kerjasama jarak pendek (rentang 2 meteran dengan hanya temen semeja) maupun jarak menengah (rentang kurang dari 100 meter, melibatkan 1 komplek berkapasitas 54 personil), tapi, ini yang hebat, jarak jauh lintas negara (rentang diatas 100 kilometer!) secara simultan tiap waktu (maksudnya gak kenal waktu: semua hari adalah Senin pagi yang cerah penuh semangat!).

Dalam dua bulan terakhir rutin sekali operasi-operasi gabungan model begituan dengan rekan-rekan dari markas pusat BDS di Bangkok. Operasi-operasi tersebut berlangsung dengan baik sebagaimana sudah dilatihkan kepada prajurit BDS Bali: menyelesaikan hal-hal yang tak mungkin dengan se-WOW mungkin.

Dan itulah lagi-lagi yang bikin prajurit Kompi BDS Bali disegani, bahkan oleh rekan-rekan sendiri dari markas pusat berkekuatan 100 personil itu. Jika mereka tak mampu Prajurit Kompi BDS Bali siap membantu. Jenderal di sana tinggal teriak: LEMPAR KE BALI!

(Sayang tak bisa berlaku sebaliknya: LEMPAR KE BANGKOK! Namanya juga jalur komando ketentaraan.Ini rumit sekali)



Sabtu, 01 Oktober 2011

Berpikir KomprehenSipp!



"Coba renungkan kawan, nampaknya pelajar-pelajar kita awal abad 20 jauh lebih intelektuil dibanding pelajar-pelajar masa kini"


"Maksud kau?"


"Lho, begini. Mereka-mereka yang sekolah terutama sampai sarjana, yah boleh jugalah selevel SMA, atau mungkin juga SMP gak apa-apa, kalo SD tak yakin aku, hebat betul cara berpikirnya. Terkonkretkan jelas pada aktivitas-aktivitasnya yang terekam pada lembar-lembar sejarah pancaran mental intelektuilnya."


"Bung, tetap tak jelas maksud kau."


Selasa, 23 Agustus 2011

Merdeka 66 Tahun



Coba,
apa artinya Merdeka?


Dulu, 66 tahun lebih, jawabannya gampang. 
Sasarannya jelas, gambaran cita-citanya sama.
Tentu karena nasibnya masih mirip-mirip, merasa 'sial' bersama-sama.

Kini coba tanyakan lagi,
apa artinya Merdeka? 

Jumat, 05 Agustus 2011

Jangan Hakimi Sampul Buku



(Prajurit BDS memang penuh insprasi, terutama jelang deadline. Ide sebulan yang lalu.)